Sindiran Pedas Curva Sud AC Milan: Ejekan Nol Trofi untuk Inter Milan

Sindiran Pedas Curva Sud AC Milan: Ejekan Nol Trofi untuk Inter Milan – Musim 2024/2025 menjadi salah satu periode paling menyakitkan bagi Inter Milan. Setelah berjuang keras mencapai final Liga Champions, harapan mereka untuk meraih kejayaan di Eropa kembali slot apk depo 10k pupus secara tragis. Kekalahan telak dari Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 5-0 di Allianz Arena, Munich, menjadi pukulan besar bagi klub dan para pendukungnya. Namun, di tengah kekecewaan Inter, rival sekota mereka, AC Milan, melalui kelompok suporter fanatik Curva Sud, tak melewatkan kesempatan untuk melontarkan sindiran pedas.

Kegagalan Inter Milan di Final Liga Champions

Inter Milan memasuki final Liga Champions dengan harapan besar untuk mengakhiri Spaceman Slot puasa gelar mereka di kompetisi Eropa. Namun, kenyataan berkata lain. PSG tampil dominan dan menghancurkan Inter dengan skor telak 5-0, menjadikan kekalahan ini sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah final Liga Champions.

Gol-gol dari Achraf Hakimi, Doue, Kvaratskhelia, dan Mayulu membuat Inter tak berkutik sepanjang pertandingan. Kekalahan ini semakin menyakitkan karena Inter kembali menjadi saksi treble winner tim lawan, setelah sebelumnya mengalami hal serupa saat dikalahkan Manchester City di final Liga Champions 2023.

Sindiran Curva Sud AC Milan

Tak butuh waktu lama bagi Curva Sud, kelompok suporter fanatik AC Milan, untuk menyindir rival sekota mereka. Saat Inter kembali ke San Siro, spanduk besar dengan tulisan sarkastik terbentang di gerbang stadion: “Nol trofi. Kemarin Istanbul, hari ini Munich, besok semua ke psikolog.”

Sindiran ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Dua tahun sebelumnya, saat Inter Mahjong Slot kalah dari Manchester City di final Liga Champions, reaksi serupa juga muncul dari Curva Sud. Mereka selalu tahu kapan dan di mana harus melontarkan ejekan paling keras kepada rival mereka.

Dampak Kekalahan bagi Inter Milan

Kegagalan di final Liga Champions ini membawa dampak besar bagi Inter Milan:

  • Kekecewaan Fans Para pendukung Inter Milan merasa frustrasi karena tim mereka kembali gagal di panggung terbesar Eropa.
  • Evaluasi Tim Manajemen Inter kemungkinan besar akan melakukan situs slot depo 10k evaluasi besar-besaran terhadap skuad dan strategi mereka untuk musim depan.
  • Dominasi PSG PSG semakin mengukuhkan diri sebagai kekuatan besar di Eropa dengan meraih treble winner, mengikuti jejak Manchester City.

Kesimpulan

Sindiran dari Curva Sud AC Milan terhadap Inter Milan setelah kekalahan di final Liga Champions menjadi bukti bahwa rivalitas antara kedua klub tetap panas. Meskipun AC Milan sendiri tidak lolos ke kompetisi Eropa musim depan, mereka tetap menemukan cara untuk merayakan kegagalan rival mereka. Apakah Inter Milan akan mampu bangkit dari kegagalan ini? Kita tunggu bagaimana mereka merespons di musim mendatang.

Exit mobile version